Pembangunan Infrastruktur EBTKE di Sumatera Barat

Sabtu, 13 Mei 2017 | 11:34 WIB | Nicko Yoga Permana

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus berupaya melakukan pembangunan infrastruktur Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi ( EBTKE) di seluruh penjuru tanah air. Dalam kesempatan kali ini Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan bersama Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI, Mulyadi beserta Rida Mulyana Dirjen EBTKE dan Andi N. Soomeng Dirjen Ketenagalistrikan meresmikan 14 titik pengeboran air tanah dalam di Sumatera Barat yang telah dibangun dengan APBN 2016 di Desa/Kelurahan Kubu Gulai Bancah, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi (12/5).

Selain itu, Menteri ESDM juga meresmikan pemasangan PJU di wilayah Propinsi Sumatera Barat yang telah dilaksanakan di 7 lokasi, terdiri dari PJU Tenaga Surya (TS) dan PJU retrofit (mengganti lampu konvensional menjadi lampu LED). Total penyediaan PJU TS tersebut sebanyak 615 unit, dan PJU retrofit sebanyak 1.950 unit. Tujuh lokasi meliputi Kota Bukittinggi, Kabupaten Agam, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Sawahlunto. Proyek yang bersumber dari APBN 2016 tersebut, selain sebagai upaya konservasi energi, juga dilakukan sebagai dukungan terhadap kebijakan energi yang ramah lingkungan.

"PJU ini adalah bagian dari kampanye konservasi energi, penggantian lampu listrik dengan teknologi lampu LED. Selain itu, PJU ini kan akan hemat banyak untuk pembayaran listrik. Total penghematan listrik yang diperoleh dengan PJU di Sumbar diperkirakan dapat mencapai 1,5 GWh per tahun dengan penurunan emisi sebesar 1,29 ton CO2 per tahun," papar Menteri Jonan. Tahun 2016, implementasi PJU telah dilaksanakan di 93 kota/kabupaten se-Indonesia. Total titik lampu yang telah dipasang sebanyak 12.437 lampu, terdiri dari PJU TS sebanyak 5.005 unit dan PJU retrofit sebanyak 7.432 unit.