Ditjen EBTKE Sosialisasikan Program LTSHE Untuk Papua Barat

Kamis, 27 Juli 2017 | 15:16 WIB | Rakhma Wardani

Manokwari, 25/7, Ditjen EBTKE kembali melakukan kegiatan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Program Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) bersama para Bupati se-Provinsi Papua Barat, Kepala Dinas Pertambangan Papua Barat, dan Kepala Distrik Rencana Target LTSHE.

Program LTSHE merupakan salah satu upaya Pemerintah untuk melistriki desa/kampung yang sama sekali belum mendapatkkan pelayanan listrik atau tergolong gelap gulita. Berdasarkan data dari Potensi Desa Badan Pusat Statistik Tahun 2014 yang diperbarui setiap 4 tahun sekali, 90% desa gelap gulita berada di wilayah Papua dan hal ini menjadi perhatian serius dari Pemerintah.

“Kami (red: Ditjen EBTKE) ditugaskan untuk memberikan sarana pra-elektrifikasi bagi masyarakat di desa/kampung gelap gulita melalui program pemasangan LTSHE untuk mewujudkan Nawacita Bapak Presiden dan Wakil Presiden, khususnya butir 3, serta arahan Bapak Presiden melalui Perpres Nomor 47 Tahun 2017 tentang Penyediaan LTSHE Bagi Masyarakat yang Belum Mendapatkan Akses Listrik”, tutur Direktur Perencanaan dan Pengembangan Infrastruktur EBTKE, Noer Arifin Muhammad, dalam sambutan pembukaannya.

Melalui sosialisasi ini, Pemda di Papua Barat diharapkan dapat memahami mekanisme pengadaan, pendistribusian dan pemasangan, penyerahan aset, serta pembinaan dan pengawasan pelaksanaan program LTSHE, sebagaimana telah diatur dalam Permen ESDM Nomor 33 Tahun 2017.

Selain itu, Pemda juga diharapkan dapat menyampaikan usulan rincian lokasi pendistribusian dan nama calon penerima LTSHE. Berdasarkan usulan yang telah diterima Ditjen EBTKE dari Pemprov Papua Barat, ada sekitar 83 desa di 7 kabupaten yang belum mendapatkan akses listrik sama sekali, namun informasi tersebut hanya sampai tingkat desa, belum rinci hingga nama calon penerima (kepala keluarga).

LTSHE ini terdiri dari 4 buah lampu dan 1 charger USB, dan akan dibagikan secara gratis kepada warga untuk kemudian dipasang di masing – masing rumah warga sesuai dengan data calon penerima yang telah disampaikan.

Pembagian LTSHE ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka waktu yang lama dengan dukungan penuh dari Pemda dan masyarakat itu sendiri. “Kami berharap dengan pemasangan LTSHE ini nantinya dapat membantu agar anak-anak dapat belajar lebih baik di malam hari dan mampu mengembangkan perekonomian di Provinsi Papua Barat”, lanjut Noer Arifin di depan seluruh peserta. Noer Arifin juga menambahkan bahwa infrastruktur yang telah dan akan dibangun di Provinsi Papua Barat agar dapat dikelola dan dipelihara oleh Pemda. (RWS)