Laboratorium Uji Efisiensi Energi Nasional Bantu Hadirkan Produk Berkualitas

Senin, 19 Maret 2018 | 15:13 WIB | Dian Lorinsa

JAKARTA – Sebagai salah satu bentuk dukungan dan mendorong makin berkualitas nya produk-produk lampu hemat energi yang beredar di pasaran, Tim Konservasi Energi berkesempatan untuk mengunjungi salah satu laboratorium uji efiensi energi nasional yaitu Laboratorium Uji Qualis Indonesia, yang berlokasi di Tangerang pada Jumat (16/3) lalu. Tim melakukan diskusi sekaligus meninjau fasilitas pengujian kelistrikan khususnya efisiensi energi pada LED, luminer, dan lampu swaballast.

General Manager Laboratorium Qualis Indonesia, Calvin, menyampaikan bahwa berdirinya lab uji Qualis Indonesia lebih didorong karena ingin membantu pemerintah dan dunia usaha untuk menghasilkan produk yang berkualitas. "Saat ini total investasi laboratorium Qualis Indonesia mencapai 10 Juta USD (diluar tanah dan gedung) dan ini kalau pake hitung hitungan bisnis tidak akan feasibel" ungkap Calvin.

Terkait pengujian efisiensi energi, terhitung 29 November 2017 laboratorium uji Qualis Indonesia telah mendapatkan lisensi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) untuk ruang lingkup pengujian luminar, LED, lampu swaballast dan street lighting.

“Akreditasi lab uji Qualis Indonesia akan menambah keyakinan pemerintah terkait kesiapan lab uji nasional dalam rencana pemberlakukan penerapan SKEM (Standar Kinerja Energi Minimum) dan label hemat energi pada LED” tutur Edi Sartono, Kasubdit Teknologi Efisiensi Energi. Penerapan SKEM dan label hemat energi pada LED dirasa semakin mendesak mengingat saat ini di pasaran banyak dibanjiri “LED Abal-abal”.

Sebagaimana diketahui bahwa saat ini kewajiban labelisasi hemat energi baru diberlakukan pada 2 (dua) peralatan yaitu lampu swaballast melalui Peraturan Menteri ESDM No. 18 Tahun 2014 dan pengkondisi udara melalui Peraturan Menteri ESDM No. 57 Tahun 2017. (KNF)