Beroperasinya PLTS Terpusat, Warga Bencah Umbai Rasakan "Kemerdekaan"

Kamis, 5 April 2018 | 22:17 WIB | Humas EBTKE

SIAK - Bencah Umbai merupakan salah satu desa di Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, Provinsi Riau dengan waktu tempuh sekitar 3 jam dari Bandara Sultan Syarif, Pekanbaru. Selama ini masyarakat desa tersebut menggunakan diesel/genset dan harus mengeluarkan biaya 700 ribu perbulan hanya untuk menikmati listrik 4 sampai 5 jam sehari. "Kini masyarakat Bencah Umbai merasa merdeka berkat listrik yang ada sekarang. Sejak ada PLTS disini, kami bisa menikmati listrik 24 jam. Tidak ada lagi suara genset yang mengganggu, sehingga anak-anak belajar malamnya lebih tenang. Istirahat malam pun semakin tenang," ungkap Supriyadi, Kepala Desa Bencah Umbai saat peresmian PLTS Terpusat Bencah Umbai yang dilaksanakan hari ini Kamis (5/4).

PLTS Terpusat Bencah Umbai mulai beroperasi secara penuh pada akhir Februari 2018 dengan kapasitas 50 kWp. PLTS ini mampu melistriki 157 rumah/KK dan 11 fasilitas umum seperti  masjid, Sekolah Dasar, Pos Polisi dan Kantor Desa. Anggota Komisi VII DPR RI, Sayeed Assegaf yang turut hadir dalam peresmian PLTS tersebut menyatakan bahwa pembangunan PLTS Terpusat ini dapat diwujudkan oleh Kementerian ESDM berkat kerjasama antara perangkat desa, Pemerintah Kabupaten Siak dan Komisi VII DPR RI. Assegaf berharap PLTS ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta meningkatkan literasi atau kemauan belajar anak-anak di Bencah Umbai.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Infrastruktur EBTKE, Noor Arifin Muhammad mengharapkan infrastruktur EBT yang telah diserahterimakan ini dapat dijaga dan dirawat agar pemanfaatannya dapat dirasakan lebih lama.  Untuk pengelolaan PLTS, Kepala Desa Bencah menunjuk 2 orang warga sebagai tenaga pengelola/operator dan telah mendapatkan pelatihan. Penanggung jawab pengelolaan dilaksanakan oleh BUMDes dengan memungut iuran sebesar Rp 40.000 tiap bulan nya untuk masing-masing keluarga, dimana sebagian iuran tersebut untuk membiayai gaji operator.

Pada kegiatan peresmian ini, dilakukan juga penandatanganan Berita Acara Serah Terima Barang Milik Negara menjadi Barang Milik Daerah antara Sekretaris Direktorat Jenderal EBTKE selaku Kuasa Pengguna Barang Ditjen EBTKE dan Wakil Bupati Siak selaku Plt. Bupati Siak, H.Alfedri. Pembangunan dan serah terima infrastruktur EBT ini merupakan upaya pemerintah dalam mewujudkan energi yang berkeadilan bagi rakyat Indonesia. (RWS)