Menteri Jonan Bagikan LTSHE Untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Jambi

Senin, 6 Agustus 2018 | 15:22 WIB | Humas EBTKE

MUARO JAMBI - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, hari ini, Senin (6/8) menyerahkan secara simbolis 10 unit Lampu Tenaga Surya Hemat Energi  (LTSHE) kepada perwakilan masyarakat Desa Sungai Kayu Aro, Jambi, bersamaan dengan peresmian 9 sumur bor air tanah yang bertempat di Desa Kemingking Dalam, Kecamatan Taman Rajo, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

Sebagai bagian dari program LTSHE tahun 2018, Pemerintah telah menyerahkan 807 unit LTSHE kepada masyarakat Jambi di 2 kabupaten (Tanjung Jabung Barat dan Sungai Penuh), 2 kecamatan (Senyerang dan Kumun Debai) dan 3 desa (Sungai Kayu Aro, Kempas Jaya dan Renah Kayu Embun).

LTSHE merupakan program terobosan untuk menerangi masyarakat yang belum mendapatkan akses listrik khususnya pada desa-desa yang masih gelap gulita, yang jumlahnya mencapai lebih dari 2.500 desa di seluruh Indonesia. Paket LTSHE akan dibagikan kepada penerima manfaat yang berada di kawasan perbatasan, daerah tertinggal, daerah terisolir dan pulau terdepan atau jauh dari jangkauan PLN. Hal ini merupakan perwujudan dari Nawacita Bapak Jokowi-JK khususnya Nawacita ke-3, membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

Tahun 2018 Pemerintah menargetkan 175 ribu unit LTSHE yang menyasar ke 15 provinsi  di daerah yang terisolir dan sulit dijangkau dengan jaringan PLN dengan alokasi APBN sekitar Rp600 miliar. "Tahun ini lebih dari 175 ribu rumah kita bagikan. Tahun depan 150 ribu lagi, kalau bisa ajukan sesegera mungkin, tapi mohon dirawat," ungkap Jonan.

Program LTSHE merupakan salah satu instrument untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat mendapatkan akses energi modern sebagai upaya mewujudkan energi berkeadilan. Menteri Jonan berharap melalui penerangan listrik rumah dan ketersediaan air bersih akan mampu meningkatkan kualitas hidup dan peningkatan ekonomi masyarakat Jambi. Terlebih keduanya memiliki nilai strategis lantaran menjadi sumber kebutuhan pokok sehari-hari.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Jonan juga memperagakan penggunaan LTSHE, yang terdiri terdiri dari panel surya berkapasitas 20 watt peak, 4 lampu LED dan baterai. Pada kesempatan tersebut, Menteri Jonan didampingi oleh Pelaksana Tugas Gubenur Jambi Fachrori Umar, anggota Komisi IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, H. Rizal Djalil, Bupati Muaro Jambi serta para SKPD Provinsi Jambi.

“Lampunya tidak pakai listrik dari PLN, tapi menggunakan listrik dari tenaga matahari. Kalau sudah di charge lampunya dilepas seperti ini, jadi kalau ke tetangga jalan gelap, lampunya bisa dipakai” jelas Jonan sambari menyalakan lampu LTSHE.

“Bisa untuk cari ikan juga. Jadi ini ada 3 mode penerangan, kalau yang paling terang ini kalau dilepas bisa 6 jam dan sama dengan lampu 25 watt, kalau untuk ngobrol setengah terang, kalau untuk tidur redup dan bisa sampai 48 jam, semoga setelah ini anaknya tidak banyak” ujar Jonan yang disambut gelak tawa para hadirin. (RWS)