Dirjen EBTKE Tekankan Efisiensi Energi kepada Mahasiswa Keteknikan Trisakti

Rabu, 12 September 2018 | 16:32 WIB | Humas EBTKE

JAKARTA - Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE), Rida Mulyana memaparkan peran energi baru, terbarukan dan konservasi energi kepada Mahasiswa Universitas Trisakti pada Seminar Nasional bertajuk "Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan Sebagai Paradigma Baru dalam Kebutuhan Energi di Era Globalisasi" yang dilaksanakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti pada hari ini, Rabu (12/9) di Kampus Universitas Trisakti, Jakarta.

Rida mengawali paparannya dengan menjelaskan apa itu EBTKE dan menampilkan beberapa video EBTKE untuk memberikan gambaran peran EBTKE bagi masyarakat yang telah diupayakan oleh Pemerintah. "Peran utama EBT adalah peningkatan penyediaan energi, percepatan penyediaan akses energi modern, berkontribusi dalam program penurunan GRK (Gas Rumah Kaca), dan berkontribusi dalam PNBP nasional dan penghematan devisa," tutur Rida di depan mahasiswa yang mayoritas berasal dari Fakultas Teknik Kebumian dan Energi Universitas Trisakti.

"Target EBT adalah 23% pada tahun 2025 dan Indonesia berkomitmen 29% penurunan GRK pada tahun 2030, dimana sektor energi ditargetkan berkontribusi pengurangan emisi sebesar 314 juta ton CO2," lanjutnya.

Untuk mencapai target dan memenuhi komitmen tersebut, Pemerintah menetapkan Kebijakan Energi Nasional (KEN) yaitu memaksimalkan pemanfaatan EBT, meminimalkan penggunaan minyak bumi, mengoptimalkan pemanfaatan gas bumi dan energi baru, menggunakan batubara sebagai andalan pasokan energi nasional, dan memanfaatkan nuklir sebagai opsi terakhir.

Pada kesempatan ini, Rida mengajak seluruh mahasiswa yang hadir dalam seminar ini untuk menggunakan energi secara efisien. "Sekarang ini energi menjadi bagian pokok dalam kehidupan kita. Namun demikian, teman-teman mahasiswa jangan sampai lupa bahwa listrik atau energi yang kita nikmati sekarang ini bukan milik kita sepenuhnya. Kita harus ingat bahwa sebagian dari listrik yang kita pakai ini terdapat hak untuk saudara-saudara kita yang belum dapat merasakannya. Oleh karenanya, alangkah bijaksananya apabila kita dapat menggunakan energi yang ada secara efisien, mulai dari hal yang sederhana, dari diri kita sendiri, dan mulai dari sekarang," seru Rida.

Untuk mencapai target pemanfaatan EBT tadi, Pemerintah tidak dapat melakukan sendiri namun membutuhkan dukungan dari semua pihak termasuk mahasiswa. Mahasiswa adalah salah satu mitra strategis Pemerintah yang diharapkan dapat melakukan inovasi teknologi, survei dan kajian potensi, kajian kebijakan terutama bagaimana memanfaatkan hasil riset, kajian teknologi sebelum dikembangkan, bersama-sama meningkatkan TKDN, dan mendorong transfer teknologi informasi. (RWS)