Kembali Aktif Setelah Libur Lebaran, Dirjen Toto Ajak Seluruh Pegawai Kembali Melaksanakan Amanah Masyarakat

Senin, 10 Juni 2019 | 11:25 WIB | Humas EBTKE

JAKARTA – Pada hari pertama aktif bekerja setelah libur Hari Raya Idul Fitri 1440 H, hari ini (Senin, 10/6) Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) menggelar kegiatan Halal bihalal yang diikuti oleh seluruh Pimpinan dan pegawai Ditjen EBTKE.

Direktur Jenderal EBTKE, F.X Sutijastoto mengungkapkan bahwa Halalbihalal tersebut tidak saja menjadi kesempatan seluruh Pegawai Ditjen EBTKE untuk saling bermaafan tetapi juga menjadi momen bersama dalam meningkatkan ikatan kekeluargaan untuk semakin erat dan baik sekaligus menjadi bekal semua pihak dalam menjawab tantangan yang dihadapi oleh Ditjen EBTKE.

Halalbihalal sendiri merupakan kegiatan maaf-memaafkan yang digelar setelah bulan Ramadhan dan menjadi tradisi tahunan bagi Ditjen EBTKE yang biasa diselenggarakan pada hari pertama masuk kantor setelah libur Hari Raya Idul Fitri.

Dirjen Toto menyampaikan, sebagaimana yang disampaikan oleh Bapak Menteri ESDM, sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) harus bisa menjalankan amanah yang telah diterima dengan cara memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat. "Nah ini yang kemudian sering disampaikan oleh Bapak Presiden juga bahwa bagaimana kita bisa menjalankan amanah dan memaksimalkan manfaat yang bisa kita lakukan kepada masyarakat. Sebagai bagian dari Kementerian ESDM tentu saja amanah yang kita terima, itu harus bisa membantu masyarakat untuk mendapatkan akses kepada energi bersih melalui pengembangan EBT dan pemanfaatan energi secara efisien," ujar Toto. Untuk melaksanakan amanah tersebut dan  mewujudkan target nasional khususnya subsektor EBTKE, Dirjen Toto mengajak seluruh jajaran dan pegawainya untuk bersama-sama menjadi tim kerja yang kompak, sinergis dan kompeten.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Toto juga mengingatkan bahwa target-target subsektor EBTKE akan dapat dicapai dan terlaksana kalau ada investasi. "Kita harus mengupayakan bagaimana kita mendorong investasi. kalau investasi tidak jalan, proyek-proyek tersebut tidak jalan, sehingga target EBTKE tidak tercapai. Ini yang saya mohon kita cermati bersama-sama," tegasnya.

"Dalam kesempatan ini perlu saya sampaikan bahwa tata kelola kita perbaiki terus, termasuk pengelolaan dana APBN sehingga dalam pengelolaan itu accountable tetapi manfaatnya maksimal. Itu yang dapat saya sampaikan, semoga ini dapat menjadi pencerahaan bersama dan dapat menjadi upaya kita untuk bersinergi," pungkas Toto. (RWS/DLP)


Contact Center