Kunjungi ITB, Menteri ESDM Dukung Produksi Katalis Anak Bangsa untuk Pengembangan Energi Domestik

Senin, 6 Januari 2020 | 15:10 WIB | Humas EBTKE

KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

REPUBLIK INDONESIA

SIARAN PERS

NOMOR: 016.Pers/04/SJI/2020

Tanggal: 5 Januari 2020

Kunjungi ITB, Menteri ESDM Dukung Produksi Katalis Anak Bangsa untuk Pengembangan Energi Domestik


Menindaklanjuti arahan Presiden RI tentang peningkatan pemanfaatan biodiesel sebagai bahan bakar B40 pada akhir 2020 dan B50 pada 2021, Menteri ESDM Arifin Tasrif didampingi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan ESDM Dadan Kusdiana melakukan kunjungan kerja ke Fakultas Teknik Kimia, Institut Teknologi Bandung (ITB), Sabtu (4/1).

Sebagaimana diketahui, setelah program mandatori B30 (campuran 30% biodiesel dalam bahan bakar solar) resmi diluncurkan pada akhir Desember 2019 dan berlaku efektif per 1 Januari 2020, Presiden meminta segera dilakukan persiapan-persiapan untuk meningkatkan pemanfaatan biodiesel menjadi B40 pada 2020 dan B50 pada 2021.

Pada kesempatan tersebut Menteri ESDM menegaskan untuk mendorong peningkatan TKDN melalui produksi komersial katalis yang telah dikembangkan oleh ITB bersama PT Pertamina.

Lebih jauh Menteri ESDM juga menargetkan bahwa current account deficit yang terjadi sekarang dapat secara bertahap dikurangi dengan penggunaan energi domestik dan proses yang dikembangkan secara domestik, salah satunya mendorong peningkatan pemanfaatan minyak sawit untuk bahan bakar.

"Dengan begitu selain meningkatkan ketahanan nasional, juga sekaligus mendapatkan biaya produksi biofuel yang bersaing", kata Menteri ESDM.

Sementara itu Kepala Badan Litbang ESDM Dadan Kusdiana menuturkan, Kementerian ESDM akan turut segera melakukan persiapan peningkatan pemanfaatan biodiesel sebagai bahan bakar B40 pada akhir tahun 2020.

Ia menuturkan, Kementerian ESDM akan menindaklanjuti dengan pelaksanaan uji coba B40 - B50 yang rencananya akan dilaksanakan pada kuartal pertama tahun ini. Sebagaimana kegiatan sebelumnya, pelaksanaan uji coba dilakukan dengan melibatkan para pemangku kepentingan seperti produsen kendaraan, alat berat, Alsintan (alat mesin pertanian), operator kapal laut, kereta api, dan pembangkit tenaga listrik.

ITB telah menghasilkan produk-produk inovasi di bidang katalis. Dengan dukungan PT Pertamina dan BPDPSawit, ITB telah berhasil mengembangkan katalis dan proses green gasoline dan green diesel dengan bahan baku minyak sawit.

Dalam kunjungan ini, disusun rencana tindak lanjut percepatan komersialisasi green diesel dengan membangun demo plant stand alone green diesel dan pembangunan unit proses green gasoline skala kecil (skid mounted) sehingga kedepan produksi green gasoline dapat dilakukan oleh Badan Usaha di daerah. (Balitbang/KO)

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama

Agung Pribadi (08112213555)


Contact Center