Jangan Sampai Terlewat, Batas Waktu Pengiriman Proposal PSBE Hingga 15 Agustus 2021!

Jumat, 13 Agustus 2021 | 15:10 WIB | Humas EBTKE

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali menggelar Penghargaan Subroto Bidang Efisiensi Energi (PSBE) Tahun 2021. Penghargaan yang rutin digelar sejak tahun 2012 ini, merupakan ajang bergengsi dan apresiasi tertinggi yang diberikan oleh Kementerian ESDM bagi para pemangku kepentingan di sektor bangunan dan industri yang telah berhasil menerapkan upaya efisiensi dan konservasi energi. Pada 2021, sebagai inovasi dan strategi pencapaian target penurunan emisi dari sektor energi serta percobaan perdagangan karbon di Indonesia, dihadirkan kategori baru, yaitu kategori Penurunan dan Perdagangan Emisi Karbon di Pembangkit Listrik.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arifin Tasrif pada kegiatan Launching PSBE 2021 secara virtual Maret 2021 lalu mengatakan sektor energi diharapkan dapat mencapai target penurunan emisi sebanyak 314 - 398 juta ton CO2e. Perhitungan ini mengacu pada Paris Agreement yang menargetkan penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sesuai Nationally Determined Contributions (NDC) pada 2030, yaitu 29% dari Business as Usual/BaU (dengan kemampuan sendiri) dan 41% dari BaU (dengan bantuan internasional).

“Sejumlah regulasi di bidang energi telah diterbitkan, bertujuan tidak hanya untuk penyediaan energi tapi juga energi yang rendah emisi. Komitmen Pemerintah untuk efisiensi energi dan penurunan GRK diperkuat melalui pemberian penghargaan bagi pelaku perdagangan emisi karbon di pembangkit listrik, merupakan inovasi kategori baru dalam PSBE”, ujar Menteri Arifin kala itu.

Penghargaan Subroto Bidang Efisiensi Energi 2021 memiliki 4 kategori, diantaranya:

1. Kategori Bangunan Gedung Hemat Energi (Kategori A), dengan 5 sub-kategori yaitu Gedung Baru, Gedung Retrofitted, Gedung Tropis, Green Building dan Inovasi Khusus pada Gedung.

2. Kategori Manajemen Energi pada Industri dan Bangunan Gedung (Kategori B), dengan 6 sub-kategori yaitu Gedung Kecil dan Menengah, Gedung Besar, Industri Pertambangan dan Energi, Industri Manufaktur Besar (> 6000 TOE), Industri Manufaktur Kecil dan Menengah (< 6000 TOE), Inovasi Khusus pada Manajemen Energi.

3. Kategori Penurunan dan Perdagangan Emisi Karbon di Sektor Pembangkit Listrik (Kategori C), dengan 2 sub-kategori yaitu Buyer dan Seller.

4. Kategori Penghematan Energi di Instansi Pemerintah (Kategori D), dengan 2 sub-kategori, yaitu Gedung Baru dan Gedung Lama.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi, Dadan Kusdiana pada sebuah kesempatan di Jakarta hari ini (10/8) mengungkapkan, kegiatan PSBE ini akan menghasilkan model-model industri dan bangunan gedung yang hemat energi serta berbagai penerapan manajemen energi yang baik, yang dapat dijadikan contoh dan dapat direplikasi. Para pemenang PSBE selanjutnya berhak mewakili Indonesia pada ASEAN Energy Award dan Clean Energy Ministerial Leadership Award.

“Saya berharap PSBE menjadi perwujudan atas komitmen Pemerintah dalam program percepatan konservasi energi, yang ditujukan untuk pengarusutamaan sikap-sikap efisiensi energi di masyarakat dan dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi peningkatan efisiensi energi di Indonesia”, kata Dadan.

Sebagai informasi, ASEAN Energy Award merupakan kegiatan tahunan regional ASEAN yang diselenggarakan oleh ASEAN Center for Energy (ACE) dalam rangka mempromosikan pemanfaatan energi baru terbarukan serta penerapan efisiensi dan konservasi energi di regional ASEAN. Sedangkan Clean Energy Ministerial Leadership Award merupakan penghargaan yang diberikan kepada perusahaan yg menunjukkan keberhasilan serta inovasi dalam penerapan ISO 50001: Sistem Manajemen Energi.

Saat ini rangkaian kegiatan PSBE 2021 tengah berlangsung. Kegiatan sosialisasi, pendampingan serta forum konsultasi telah dilaksanakan mulai Mei 2021 lalu. Batas akhir pemasukan proposal (kategori A, B dan C) dan penyerahan kuisioner (kategori D) paling lambat tanggal 15 Agustus 2021, untuk selanjutnya masuk dalam proses penjurian untuk seluruh kategori. Pengumuman pemenang dan penyerahan penghargaan akan dilaksanakan pada tanggal 28 September 2021, yang bertepatan dengan Hari Jadi Pertambangan dan Energi. Penghargaan akan diserahkan secara langsung oleh Menteri ESDM.

“Masih ada waktu untuk mengirimkan proposal hingga tanggal 15 Agustus 2021 pkl. 23.59 WIB, jadilah bagian penggerak energi bersih tanah air dan turut berkontribusi pada pengurangan emisi negeri”, pungkas Direktur Konservasi Energi, L.N Puspa Dewi.

Seluruh informasi dan pendaftaran PSBE 2021 tersedia melalui laman https://www.esdm.go.id/psbe/.

*(DLP)


Contact Center