MESDM Terima Penghargaan TOP 45 Inovasi Pelayanan Publik 2021

Selasa, 9 November 2021 | 14:05 WIB | Humas EBTKE

KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

REPUBLIK INDONESIA

SIARAN PERS

NOMOR: 400.Pers/04/SJI/2021

Tanggal: 9 November 2021

MESDM Terima Penghargaan TOP 45 Inovasi Pelayanan Publik 2021

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif pada hari ini, Selasa (9/11), menerima penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2021 dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumala. Penerimaan penghaagaan ini atas dasar pengembangan inovasi yang dilakukan Kementerian ESDM pada ketegori perlindungan dan pelestarian lingkungan hidup di sektor energi lewat Percepatan Penerapan Manajemen Energi sebagai Upaya Penurunan Emisi GRK melalui Aplikasi SINERGI (Sistem Informasi Konservasi Energi).

Sebelumnya, Arifin menjelaskan, aplikasi SINERGI adalah hasil pengembangan inovasi yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) yang membantu mempromosikan peralatan-peralatan pemanfaat energi yang sudah menerapkan energi minimum dan label tanda hemat energi. Aplikasi ini berbasis website untuk menyajikan informasi beragam dan dapat diakses cepat terkait Konservasi Energi di Indonesia.

"Aplikasi ini menjadi simpul media yang menjembatani Pemerintah dengan pihak-pihak berkepentingan khususnya pengguna energi untuk saling berbagi informasi dan menjawab permasalahan dalam penerapan sehingga kebijakan ini dapat diimplementasikan secara masif," kata Arifin

Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo menyampaikan ucapan selamat kepada peraih predikat Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji. Ke depan, Tjahjo berharap inovasi pelayanan publik agar mengikuti perkembangan dan tantangan.

"Saya mengucapkan terima kasih dan selamat kepada Pemerintah, baik Kementerian, Lembaga, Instansi Pemerintah Daerah, maupun BUMN yang terpilih menjadi Top Terpuji Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021. Ke depan kompetisi inovasi pelayanan publik agar dimodifikasi sesuai dengan perkembangan dan tantangan yang ada. Terutama dalam menjalankan era adaptasi kebiasaan baru dengan menggunakan platform digital yang semakin luas," ujar Tjahjo pada kesempatan sebelumnya.

Sementara itu, Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa menyampaikan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan salah satu kontribusi nyata dari pemerintah untuk memberikan motivasi kepada setiap penyelenggara pelayanan publik untuk memajukan pelayanan publik di instansinya. Berbeda dari tahun sebelumnya, pemberian penghargaan tahun 2021 dilakukan secara virtual.

"Yang membedakan antara tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya adalah tahun ini prosesi pemberian penghargaan dilakukan secara virtual. Hal ini kami lakukan untuk mengantisipasi kasus Covid-19, yang saat ini kondisinya alhamdulillah sudah melandai," ujar Diah.

Melalui SINERGI, pertukaran informasi untuk mereplikasi kisah sukses penerapan manajemen energi bisa dilakukan secara lebih efektif daripada masing-masing industri melakukan penelitian sendiri untuk menerapkan manajemen energi.

Nilai kebaruan dari aplikasi ini adalah seluruh instrumen penunjang dan informasi terkait manajemen energi tersebut dikemas secara lebih informatif yang terbuka dan bisa diakses oleh pihak-pihak berkepentingan sehingga akan mempercepat capaian penghematan energi dan penurunan emisi GRK.

Beberapa fitur yang terdapat dalam SINERGI, antara lain (1) Pelaporan Manajemen Energi, (2) Pelaporan Peralatan Hemat Energi, (3) Pedoman dan Standar Konservasi Energi, (4) Informasi Jasa Penunjang Konservasi Energi, (5) Kisah Sukses dan Best Practice, dan (6) Penghargaan Subroto Bidang Efisiensi Energi.

Selain itu, sejalan dengan meningkatnya kebutuhan energi dan pasar energi, SINERGI pun turut berperan serta dalam membangun usaha penunjang konservasi energi yang dirasa masih baru dan perlu untuk dikembangkan seperti Usaha Jasa Konservasi Energi / Energy Service Company (ESCO), profesional auditor energi dan manajer energi yang dapat dipekerjakan oleh industri, jasa pelatihan dan konsultan, serta Technology Provider.

Sebelum inovasi ini dikembangkan, capaian penghematan energi yang didapatkan pada tahun 2014 masih jauh dari yang ditargetkan, yaitu sebesar 120 GWh dari 23 Industri yang melaporkan. Berdasarkan hasil monitoring, pada tahun 2020, tercapai penghematan energi sebesar 63.315 GWh dengan tingkat partisipasi yang juga naik secara sigifikan yaitu sebanyak 242 industri. Angka tersebut setara dengan penurunan emisi GRK sebesar 18.214.373 Ton CO2.

Secara prestasi, inovasi ini berdampak pada kesuksesan para pelaku industri dalam mengikuti kompetisi efisiensi energi di tingkat regional dan internasional. Salah satu bukti konkritnya adalah Indonesia mengirimkan wakil dan setiap tahun berhasil menjuarai ASEAN Energy Award (AEA) dan Energy Management Leadership Awards dalam ajang Clean Energy Ministerial (CEM) yang diikuti negara-negara G20.

Keberadaan aplikasi ini mendapat apresiasi yang baik dari para pemangku kepentingan. Manfaat ini dirasakan langsung oleh pemerintah daerah dalam menjalankan tupoksinya. Sebagai contoh, Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, Banten, dan Aceh menyampaikan keinginannya untuk mereplikasi aplikasi ini agar dapat digunakan di daerahnya. (NA)

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama

Agung Pribadi (08112213555)


Contact Center