PLTMH Siap Dibangun di Pegunungan Arfak Papua Barat

Kamis, 26 Mei 2022 | 09:10 WIB | Humas EBTKE

 

ARFAK, PAPUA BARAT – Sebagai salah satu bentuk implementasi program dedieselisasi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) menjadi pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT) yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan, Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Papua Barat telah membangun pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) Anggi di Kampung Upper Distrik Anggi, Pegunungan Arfak Papua Barat.

Dusun Memut, Kampung Upper, Distrik Anggi ini merupakan salah satu kampung yang belum terjangkau oleh jaringan listrik PT PLN. Di samping itu, wilayah ini mempunyai potensi air sungai yang memadai untuk digunakan sebagai sumber energi listrik. Di wilayah Papua Barat, potensi untuk pembangkitan listrik dari tenaga air atau hidro sangat besar, yakni lebih dari 3.000 MW. Hal ini sangat berpotensi untuk dapat meningkatkan kehandalan penyediaan listrik, serta untuk program dedieselisasi.

“Dengan potensi lahan dan sungai yang tersedia, juga tenaga kerja serta bahan material bangunan dan masyarakat, dimungkinkan untuk dapat diberdayakan sehingga dibangunlah PLTMH di wilayah ini,” kata Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Yosias Saroy dalam sambutannya saat kegiatan Groundbreaking PLTMH Anggi, Rabu (25/5).

PLTMH Anggi akan dibangun dalam waktu 6 bulan  dan ditargetkan selesai pada November 2022 mendatang. Pembangunan PLTMH tersebut menggunakan APBN Ditjen EBTKE, dengan kapasitas 135 kWe melalui skema on–grid, disambungkan ke jaringan listrik PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Manokwari. Sistem kelistrikan Anggi terdiri atas satu system isolated yang disuplai dari 3 (tiga) unit mesin PLTD yang merupakan aset milik Pemda Kabupaten Pegunungan Arfak sedangkan pengelolaan dan pengoperasian sistem ketenagalistrikan oleh PT PLN (Persero) UP3 Manokwari – UPL Prafi melalui perjanjian kerjasama Serah Terima Operasi (STO). Jumlah pelanggan PT PLN (Persero) UP3 Manokwari pada sistem kelistrikan Anggi sebanyak 682 pelanggan dengan total daya tersambung sebesar 968,10 kVa (data s.d. Maret 2022).

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur EBTKE, Hendra Iswahyudi, berharap PLTMH yang telah dibangun menggunakan dana APBN ini dapat dirawat dan terus dirasakan kebermanfaatannya.

"Saya harap nantinya pembangkit listrik tenaga air akan menggantikan diesel, sehingga bukan lagi menjadi utama tapi jadi cadangan. Langkah ini akan mendukung program pemerintah untuk dediselisasi, jadi pelan pelan mulai menghilangkan diesel yang menggunakan BBM yang tidak terbarukan. Serta kedepannya PLTMH ini bukan hanya untuk penerangan tapi juga bisa untuk mendukung kegiatan produktif masyarakat sehingga ekonomi bisa meningkat," ungkap Hendra.

Pada kegiatan Groundbreaking ini, turut hadir salah satu perwakilan pemilik hak ulayat daerah setempat, Lasarus Indow. Mewakili masyarakat ia menyampaikan ungkapan terima kasih nya kepada Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian ESDM dan juga Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak,

“Terima kasih atas sinergi dalam membangun pembangkit yang menggunakan potensi local, potensi yang tidak dibeli karena Tuhan siapkansecara cuma-cumauntuk dimanfaatkan sehingga berguna sebesar-besarnya untuk masyarakat,” ujar Lasarus. (NBX)


Contact Center