Pimpin Apel Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Presiden RI Minta “Bumikan” Pancasila

Rabu, 1 Juni 2022 | 13:25 WIB | Humas EBTKE

KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

SIARAN PERS

NOMOR: 215.Pers/04/SJI/2019

Tanggal: 1 Juni 2022

Pimpin Apel Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Presiden RI Minta "Bumikan" Pancasila

Menggunakan pakaian adat Ende, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memimpin Apel Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2022 di Kota Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dalam sambutannya Presiden meminta agar seluruh masyarakat Indonesia bersama-sama membumikan Pancasila serta mengaktualisasikan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila.

"Dari Kota Ende, saya mengajak seluruh anak-anak bangsa di manapun berada untuk bersama-sama membumikan Pancasila dan mengaktualisasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," ujar Jokowi.

Pancasila itu lanjut Jokowi, "bukan hanya telah mempersatukan kita semua. Pancasila juga telah menjadi bintang penuntun ketika bangsa Indonesia menghadapi tantangan dan ujian-ujian. Ini sudah dibuktikan berkali-kali dalam perjalanan sejarah bangsa bahwa bangsa dan negara kita bisa tetap berdiri kokoh menjadi negara yang kuat, karena kita semua sepakat untuk berlandaskan pada Pancasila".

Karena itu Jokowi meminta semua bangsa Indonesia untuk betul-betul mengamalkan Pancasila dan memperjuangkan Pancasila. "Mari kita wujudkan Pancasila dalam sistem kemasyarakatan, kebangsaan, dan kenegaraan kita. Kita mengimplementasikan dalam tata kelola pemerintahan dan juga menjiwai interaksi antarsesama anak bangsa. Inilah tugas kita bersama, tugas seluruh komponen bangsa menjadikan Pancasila sebagai ideologi bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Jokowi mengingatkan, bahwa saat ini kita menghadapi situasi dunia yang bergejolak, pandemi COVID-19 belum sepenuhnya berakhir, dan diikuti oleh krisis energi dan pangan, serta ancaman kemiskinan ekstrem dan kelaparan, dan juga perang di Ukraina.

 

"Sebagai pemegang mandat Presidensi G20, kita mengajak seluruh negara maju di dunia bergotong-royong, menciptakan umat manusia yang lebih baik, membangun sistem kesehatan global yang mampu menghadapi krisis di masa depan, dengan tata kelola dunia yang lebih sehat, lebih damai dan lebih berperikemanusiaan, dan lebih berperikeadilan," lanjut Presiden Jokowi.

Mengakhiri sambutannya Jokowi mengajak seluruh pemimpin bangsa, terutama para pejabat pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, para pendidik, tokoh-tokoh ormas, dan para pemimpin-pemimpin lainnya untuk menjadi teladan, menjadi contoh dalam aktualisasi nilai-nilai Pancasila, mengajak seluruh masyarakat untuk bergerak aktif memperkokoh nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan Indonesia Maju, mewujudkan cita-cita proklamasi kemerdekaan.

Dalam upacara kali ini, Ketua MPR Bambang Soesatyo membacakan teks Pancasila, sedangkan Wakil Ketua DPR RI Bidang Politik dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus membacakan teks pembukaan UUD 1945.

Tampak hadir juga mengikuti upacara Ketua MK Anwar Usman, Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, Menteri Sosial Tri Risma Harini, dan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi. (SF)

 

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama

Agung Pribadi (081122135)


Contact Center