Tidak Ada Pungutan Untuk Seleksi Terbuka Pimpinan KESDM

Kamis, 26 Maret 2015 | 14:04 WIB | Ferial

EBTKE-- Menyusul akan diserahkannya lima belas nama peserta seleksi lelang terbuka pimpinan Madya di lingkungan Kementerian Energi Dan Sumber Daya (KESDM) kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, beredar short messenger service (SMS) yang mengatakan dekat dengan pimpinan dan pengambil keputusan dan dapat membantu menempati salah salah satu jabatan yang di lelang.

Terkait hal tersebut, Menteri ESDM, Sudirman Said dengan tegas menyatakan, itu bohong dan tidak dapat dipertanggung jawabkan dan penipuan.

“Hari-hari ini yang 15 orang itu sering ditelpon orang yang mengaku-aku utusannya Sekjen atau utusannya Menteri, kemudian meminta ongkos untuk kelancaran proses jumlahnya cukup menariklah,” ujar Menteri ESDM, Sudirman Said, Rabu, 25 Maret 2015.

Dia mengatakan jaman sekarang ini rupanya praktek semacam ini masih ada, dan dirinyaingin mengingatkan kepada lima belas orang yang lolos seleksi tersebut, jangan mudah percaya dan terpengaruh. "Kejadian orang yang tiba-tiba menelpon atas nama Sekjen, aras nama Menteri akan juga terjadi saat ke 15 nama tersebut diserahkan kepada Presiden,"kata Sudirman.

Oknum - oknum tersebut, lanjutnya, belum sepenuhnya percaya jika Indonesia sedang berubah begitu, orang-orang ini hidup dimasa lalu seolah-olah bisa menjadi penjaga tol kemudian mengutip sana-sini.“Ini yang harus kita perangi dan lawan..!!!,” tegas Menteri.

"Kejadian seperti ini menurut Menteri tidak boleh terjadi, proses recruitment Eselon I ini betul-betul transparan tidak ada praktek yang tidak baik dan tidak ada urusan-urusan uang,"pungkasnya.

Sumber : www.esdm.go.id