Anak Kampung Nelayan Siandau: Terima kasih ESDM, Dusun kami Sudah Terang

Minggu, 7 Mei 2017 | 10:24 WIB | Nicko Yoga Permana

Bulungan - Senandung tarian khas melayu, dua anak kecil perempuan dan dua anak laki-laki secara fasih melengak-lengok menghibur para hadirin. Udara terasa panas terik menyengat tidak menyurutkan langkah Rida Mulyana Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM untuk mengunjungi Dusun Siandau Desa Ligau Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan guna meresmikan dan serah terima Infrastruktur EBTKE di Kalimantan Utara pada Hari Sabtu 6 Mei 2017.

Dusun Siandau adalah pemukiman Nelayan terapung yang belum tersentuh oleh aliran listrik PLN, baru Bulan November 2016 kemarin desa ini pertama kali menikmati bantuan listrik dari Pemerintah dalam bentuk Pusat Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpusat dengan kapasitas 15 kWp. Jumlah KK dusun ini memiliki 23 KK dengan jumlah penduduk sekitar 68 orang dewasa dan sekitar 40 anak-anak.

Turut hadir dalam acara tersebut yaitu Ibu dr Ari Yusnita, Anggota Komisi VII DPR RI Dapil Kalimantan Utara; Bapak Ir. H. Syaiful Herman, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kalimantan Utara; Ingkong Ala, SE., M.SI., Wakil Bupati Bulungan; Amir Hamsyah, S.T., M.T., Kabag Perekonomian Sekretariat Pemkot Tarakan Tarakan; Drs. Ibrahim Adam, M.Si, Asisten I Sekretariat Daerah Tana Tidung dan Dirut PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) selaku pelaksana pembangunan.

Perhatian pemerintah pusat terhadap daerah ada dua yaitu infrastruktur dan listrik. Rida menjelaskan listrik sangat mempengaruhi hidup dan kehidupan masyarakat dan meningkatkan pendidikan, kualitas hidup dan ujungnya adalah kesejahteraan, disisi lain menjadi pendorong pembangunan daerah.

Tujuan saya pertama adalah silaturahmi, kalau banyak saudara yang dikunjungi akan banyak rejeki untuk dibagikan dan disini saya juga menyampaikan pesan dari Bapak Menteri Ignasius Jonan untuk langsung mengecek apakah energi sudah dirasakan secara merata dan berkeadilan, jelas Rida mengawali sambutannya.

Selain peresminan PLTS Terpusat di Dusun Siandau berkapasitas 15 kwp, Rida juga sekaligus juga meresmikan PLTS Terpusat desa Liagu Kabupaten Bulungan berkapasitas 30 kwp, Pusat Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) desa Rajuk Semolon kabupaten Malinau berkapasitas 20 kw, PLTMH desa Long Jelet Kabupaten Malinau berkapasitas 39 kw, Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) berdaya 40 W sebanyak 155 unit dan Lampu LED Retrofit berdaya 90 W sebanyak 85 unit Kabupaten Bulungan, sekaligus melakukan serah terima PJU-TS di Kota Tarakan sebanyak 45 unit, PJU-TS di Kabupaten Tana Tidung sebanyak 40 unit. Ke semua pembangunan proyek tersebut membutuhkan dana sebesar Rp. 22,3 Milyar.

Pak Zainuddin yang dipanggil ke atas panggung Rida, Warga Kampung Nelayan Siandau sekaligus Ketua RT Dusun Siandau Desa Ligau mengaku “sebenarnya dari tahun ke tahun kami sudah menggunakan genset. Uang untuk biaya beli solar yang semula semalam perlu Rp. 30.000 sekarang bisa menjadi 1 bulan, sangat terasa sekali penghematannya. Kami selaku RT sangat berterimakasih kasih dan bangga atas apa yang dilakukan pemerintah ini” ungkap Pak Zainuddin.

Di akhir sambutannya Rida berpesan bahwa PLTS adalah aset penting yang harus dijaga agar tetap bisa terus dinikmati dalam jangka waktu yang lama. "PLTS ini adalah milik warga, tolong jangan dijual, tolong dipelihara. Untuk operasional perawatan bisa dimintakan tiap rumah Rp. 10.000 – sampai dengan Rp. 30.000,- kalau misalnya ada yang rusak, dana tersebut bisa dimanfaatkan untuk perbaikan" jelasnya.

Di akhir kepulangan rombongan, penari-penari kecil yang tak lain adalah anak Dusun tersebut meneriakan "terima kasih ESDM, Dusun kami sudah terang". PLTS Terpusat di Dusun tersebut adalah salah satu usaha pemerintah untuk terus mewujudkan energi berkeadilan di seluruh penjuru negeri.(BW)