Direktur Panas Bumi Paparkan Peran EBTKE untuk Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Kamis, 15 Maret 2018 | 20:03 WIB | Dian Lorinsa

Jakarta – Direktur Panas Bumi, Ida Nuryatin Finahari hadir sebagai pembicara kunci pada Seminar yang dilaksanakan oleh Forum Energizing Indonesia Ikatan Alumni Departemen Teknik Gas Petro Kimia Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FEI ILUNI DTGPK FTUI), dalam rangka PGD 2018 (Process-engineering & Energy Days) Ikatan Mahasiswa Teknik Kimia (IMTK) FTUI, hari ini, Kamis (15/3) di Hotel Sahid Jaya, Jakarta.

Pada forum ini dipaparkan bagaimana kondisi energi saat ini dan bagaimana peningkatan penyediaan energi, antaralain target EBT sebesar 23% pada tahun 2025, yang setara dengan 45 GW, percepatan penyediaan akses energi modern dengan target rasio elektrifikasi sebesar 99% pada tahun 2019, serta komitmen Indonesia dalam program penurunan Gas Rumah Kaca (GRK), sebesar 29% penurunan GRK pada tahun 2030, dan sektor energi ditargetkan berkontribusi sebesar 314 juta ton CO2. Potensi EBT, capaian bauran energi serta program prioritas EBTKE turut pula disampaikan, agar peserta yang hadir dapat memahami konsentrasi dan arah kebijakan pemerintah khusus nya di sektor EBTKE.

Dijelaskan pula berbagai tantangan pembangunan infrastruktur selama ini , antaralain soft loan dalam negeri masih terbatas, ketergantungan teknologi dan peralatan EBT dari luar negeri masih tinggi, kondisi pasokan listrik yang bersifat intermittent (PLTS & PLTB) belum didukung ketersediaan teknologi smart grid, belum banyak badan usaha tertarik investasi di Indonesia Timur, karena keterbatasan infrastruktur pendukung. “Masih terus diperlukan sosialisasi dan edukasi yang sistematis secara terus menerus untuk meminimalisir resistensi masyarakat terhadap proyek PLT berbasis EBT” ungkap Ida.

Kegiatan yang merupakan kolaborasi yang ke-3 ini bertujuan untuk memaparkan kondisi terkini baik itu fakta dan tantangan yang ada di lapangan sehingga bisa memberikan masukan yang positif kepada pemerintah tentang pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) untuk menunjang ketahanan energi nasional. (DLP)