Promotion of Least-Cost Renewables in Indonesia (LCORE-INDO)

Senin, 2 April 2018 | 15:30 WIB | Humas EBTKE

Bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE), proyek Promotion of Least-Cost Renewables in Indonesia (LCORE-INDO) mendukung pengembangan dan implementasi praktik baru dan terbaik untuk memanfaatkan potensi energi terbarukan dengan pendekatan biaya terendah. Proyek LCORE-INDO didanai oleh Kementerian Lingkungan, Konservasi Alam, Bangunan dan Keselamatan Nuklir (BMUB) Pemerintah Jerman.

Sejalan dengan sasaran proyek, LCORE-INDO telah mengidentifikasi tiga bidang yang potensial untuk dijadikan sasaran penerapan EBT dengan biaya dan manfaat optimal di Indonesia. Secara geografis, LCORE-INDO membidik wilayah di Indonesia dengan biaya penyediaan dan pembangkitan listrik tertinggi dibandingkan wilayah Jawa/Bali dan Sumatra. Di lokasi dengan karakteristik ini, keunggulan EBT dari segi biaya akan sangat menonjol dan instalasi dengan kelayakan ekonomi memadai bisa dibangun dengan relatif mudah dan dengan imbal investasi yang jelas serta relatif berjangka pendek.

Bidang Penerapan

Uraian

Pengolahan limbah menjadi listrik

Pemanfaatan limbah biomassa industri pertanian untuk membangkitkan listrik.

Substitusi Bahan Bakar Diesel

Mengganti bahan bakar diesel dengan pembangkit tenaga EBT yang terkoneksi dengan jaringan listrik.

Aplikasi di luar jaringan listrik (off-grid)

Aplikasi baru suplai EBT tanpa jaringan listrik.

 

Hasil dari berbagai kegiatan LCORE-INDO dari tahun 2012 dapat dilihat pada tautan berikut.