Penghargaan Bidang Efisiensi Energi Kembali Digelar, Kementerian ESDM Aktif Jaring Peserta

Jumat, 23 Februari 2018 | 10:43 WIB | Dian Lorinsa

 

DENPASAR – Sebagai bentuk apresiasi kepada para stakeholders dan mempromosikan keberhasilan penerapan efisiensi dan konservasi energi, Kementerian ESDM kembali akan menggelar Penghargaan Bidang Efisiensi Energi Tahun 2018. Direktorat Konservasi Energi yang secara teknis mengawal kegiatan ini menyelenggarakan Workshop Sosialisasi Penghargaan Soebroto Bidang Efisiensi Energi Tahun 2018, Kamis (22/2), yang dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Pusat/Daerah, Asosiasi dan dari kalangan Industri.

“Melalui kegiatan Penghargaan Soebroto Bidang Efisiensi Energi Tahun 2018 ini, diharapkan agar para stakeholder dapat menampilkan upaya-upaya efisiensi dan konservasi yang telah dilakukan dan menjadi contoh bagi stakeholder lainnya sehingga dapat mencapai target konservasi energi nasional serta meningkatkan daya saing dan kualitas sektor industri dan bangunan” ujar Direktur Konservasi Energi, Sugeng Mujiyanto dalam sambutannya.

Penghargaan Soebroto Bidang Efisiensi Energi dimulai sejak tahun 2012 dengan nama Penghargaan Efisiensi Energi Nasional. Penghargan Soebroto Bidang Efisiensi Energi terbagi atas 3 (tiga) kategori, yaitu Kategori A untuk Bangunan Gedung Hemat Energi, Kategori B untuk Manajemen Energi pada Industri dan Bangunan Gedung, dan Kategori C untuk Penghematan Energi dan Air di lingkungan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Pendaftaran Penghargaan Soebroto Bidang Efisensi Energi akan dimulai pada akhir Maret 2018 dan berakhir pada Agustus 2018.

Penyerahan Penghargaan akan dilaksanakan pada September 2018 oleh Menteri ESDM sebagai rangkaian puncak perayaan Hari Jadi Pertambangan dan Energi tahun 2018.  Selanjutnya, para pemenang Penghargaan Soebroto Bidang Efisiensi Energi Tahun 2018 kategori A dan B akan diusulkan sebagai peserta ASEAN Energy Award (AEA) Tahun 2019 dan Clean Energy Ministry Energy Management Leadership Award Tahun 2019.

Tak hanya untuk meningkatkan partisipasi pengguna energi dalam penerapan penghematan energi, pada kegiatan ini juga disampaikan mekanisme sistem pelaporan online untuk Penghematan Energi dan Air (POPEA) di Instansi Pemerintah dan pelaporan online untuk Manajemen Energi (POME) pada industri dan bangunan gedung. Kepatuhan pelaporan amat dibutuhkan sebagai data real capaian penghematan energi dan tentu sebagai landasan untuk pembuatan kebijakan ke depan.

Perwakilan Ayodya Resort Bali dan PT Cheil Jedang Indonesia juga turut hadir pada kegiatan ini dan membagikan pengalaman serta best practice dalam pengelolaan Bangunan Gedung Hemat Energi serta Manajemen Energi di Industri. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang dilontarkan peserta dalam sesi diskusi. (DLP)