Menteri Jonan: EBTKE Harus Didorong Lebih Cepat, Ekspansinya Diupayakan ke Ethanol

Rabu, 29 Agustus 2018 | 17:40 WIB | Humas EBTKE

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan menyampaikan hingga saat ini sektor ketenagalistrikan energi baru terbarukan (EBT) telah mencapai 12,7% dan masih membutuhkan sekitar 10% lagi untuk mencapai target bauran 23% pada tahun 2025. Sementara itu, sektor lain yang membutuhkan energi mix adalah sektor transportasi. Perluasan mandatori penggunaan unit kelapa sawit untuk dicampur pada minyak diesel yang akan berlaku pada tahun 2018, sebesar 20% di sektor transportasi dan bbm, akan mendorong pencapaian pemanfaatan EBT sampai dengan 15%.

Menteri Jonan juga mengungkapkan bahwa arahan pengembangan EBT ini tidak hanya di kelistrikan, tetapi juga pada penggunaan bahan bakar, terutama bahan bakar minyak dan utamanya lagi yang berkembang adalah etanol untuk campuran bisnis.

"Kami sangat berharap rekan-rekan METI, Bapak Wakil Presiden juga bahwa sektor EBTKE harus didorong lebih cepat. Jadi kalau bisa ya ekspansinya ke ethanol. Sehingga bensin itu baik yang ron 88 premium sampai ke pertamax yang ron 98 itu bisa dicampur ethanol," ungkap Menteri Jonan saat menyampaikan sambutan pada Pembukaan Indo EBTKE Connex hari ini Rabu (29/8) di Balai Kartini, Jakarta, yang turut dihadiri oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla.

Pada kesempatan yang sama, Jonan menyampaikan bahwa penerapan konservasi energi dan pengembangan EBT telah mencapai target penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 40 juta ton CO2 atau melebihi target 2018 sebesar 36 juta ton CO2. Penurunan emisi tersebut dilakukan dengan meningkatkan peran konservasi energi yang jauh lebih murah dan lebih mudah dilakukan. Peningkatan konservasi energi ini lebih ditekankan pada perubahan gaya hidup masyarakat.

Indo-EBTKE Conex sendiri merupakan agenda tahunan Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) yang didukung oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) c.q Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE). Penyelenggaraan tahun ke-7 ini Indo EBTKE Conex mengambil tema "Investment Breakthrough to Achive Renewable Energy Target" dengan menekankan energi terbarukan menjadi solusi untuk keamanan energi yang mana pada saat ini terjadi krisis energi di berbagai sektor. (RWS)