Dorong Pemanfaatan Energi Terbarukan, Pemerintah Terus Bangun PJU-TS

Selasa, 27 Juni 2023 | 18:30 WIB | Humas EBTKE

BANDUNG BARAT – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) terus membangun infrastruktur berbasis energi terbarukan dengan program Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS). Program ini tidak hanya menjadi salah satu strategi pemanfaatan energi terbarukan dan penerapan konservasi energi, tetapi juga wujud pemanfaatan anggaran untuk pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung untuk masyarakat.

“Kementerian ESDM bersama dengan Komisi VII DPR-RI dengan dukungan Pemerintah Daerah terus berkomitmen untuk menjalankan berbagai program kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, utamanya pemanfaatan energi surya untuk penerangan jalan,” tutur Sekretaris Direktorat Jenderal EBTKE, Sahid Junaidi saat serah terima secara simbolis lampu surya yang terpasang di Bandung Barat (Selasa, 27/6).

Menurut Sahid, program Pemasangan PJU-TS menjadi salah satu langkah konkret dalam upaya pengurangan emisi gas rumah kaca melalui pemanfaatan energi bersih, yang minim emisi dan ramah lingkungan. Selain itu, program ini menjadi solusi efisiensi tenaga listrik untuk penerangan yang difokuskan pada jalan perdesaan, utamanya yang sulit dijangkau jaringan PLN.

“Seiring dengan diterapkannya tariff adjustment bagi golongan rumah tangga berdaya 3.500 VA atau lebih dan golongan Pemerintah, termasuk di dalamnya golongan tarif Penerangan Jalan Umum (P3), maka pemasangan PJU Tenaga Surya ini sangat bermanfaat bagi Pemerintah Daerah untuk menghemat pengeluaran Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berasal dari pajak penerangan jalan,” terangnya.

Lebih lanjut Ia berharap PJU-TS yang telah terpasang dapat memberikan manfaat dan membantu bagi masyarakat agar pengembangan perekonomian dapat berjalan lebih cepat. “Kami harapkan PJU-TS yang telah dipasang, dapat dijaga bersama oleh masyarakat, agar manfaatnya dapat bisa dirasakan dalam jangka waktu yang panjang. Dan  Pemerintah Daerah dapat menganggarkan biaya pemeliharaan, setelah 2 tahun masa pemeliharaan dari kontraktor berakhir,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat, Fauzan Azima mengatakan pembangunan PJU-TS di wilayahnya telah dimulai sejak tahun 2020 dan jumlahnya terus meningkat setiap tahunnya. Selain itu, keberadaan lampu surya sangat bermanfaat untuk masyarakat setempat khususnya memberikan keamanan dan membantu ekonomi mikro masyarakat.

“Dengan pemasangan PJU-TS ini masyarakat menjadi lebih nyaman. Lokasi lingkungan menjadi lebih aman dan mudah mudahan yang paling utama adalah ekonomi mikro masyarakat bisa lebih maju khususnya di Desa Cimerang, Desa Cipendeuy. Kami berharap jumlah lampu surya yang dipasang dapat ditambah terus untuk tempat yang belum tercover,” harapnya.

Sebagai informasi, Direktorat Jenderal EBTKE pada tahun 2022 telah membangun PJU-TS sebanyak 20.546 unit atau setara menerangi jalan sepanjang 1.027 KM, yang tersebar di wilayah Indonesia, dengan demikian program pemasangan PJU-TS yang telah dilaksanakan sejak tahun anggaran 2015 hingga 2022 adalah sejumlah 111.233 unit atau setara menerangi jalan sepanjang 5.561 KM. (RWS)

 


Contact Center